“Ikatlah ilmu dengan menuliskannya”
Ya, dengan menuliskan apa yang kita ketahui, insya Allah akan mempermudah dan memperlama ilmu tersebut tinggal di memori kita. Karena berdasarkan suatu penelitian, ternyata seolah-olah organ kita memiliki daya simpan ingatan ketika kita menggunakan melakukan suatu aktifitas secara fisik.
Menulis merupakan suatu kegiatan yang membutuhkan ketekunan dan latihan. Banyak orang yang bisa menulis, tapi tidak banyak orang yang dapat menghasilkan suatu tulisan yang baik.
Bagaimana langkah-langkah dasar menulis yang baik ? berikut langkah-langkah yang diperlukan untuk memulai tulisan yang baik dan efektif. Disadur dari artikel Civicus (civicus.org)
1. Mengetahui apa yang akan ditulis,
Hal ini merupakan tahapan awal. Pada tahapan ini di kepala anda haruslah ada pertanyaan-pertanyaan dasar (dan dapat menjawabnya) seperti: apa alasan anda menulis? apa yang anda tulis? apa tujuan tulisan anda? siapakah yang anda harapkan membaca tulisan anda?
jika pertanyaan tersebut ada jawabannya, silahkan anda lanjut ke tahapan berikutnya.
2. Mengetahui bagaimana memulainya
Banyak orang yang ingin menulis atau harus menulis, akan tetapi mengalami kebingungan ketika dihadapkan waktu memulai tulisannya.
Ada beberapa hal yang ada bisa coba ketika anda ingin mulai menulis, diantaranya adalah : berfikir, merenung, berdiskusi, membaca jurnal terkait. Setelah anda menjalani hal-hal tersebut, cobalah bersikap tenang, jangan terlalu dipaksakan.
3. Pencarian topik
Pencarian topik dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, seperti mengunjungi dan membaca di perpustakaan, browsing di internet, dll.
4.Mengetahui target pembaca tulisan anda
Ketahui dan tentukan target yang akan membaca tulisan anda, hal ini akan menyangkut penggunaan bahasa, ulasan penjelasan dan analisis tulisan. Dengan target pembaca tulisan yang berbeda, kemungkinan format tulisan, bahasa akan berbeda pula.
5.Memulai proses menulis
Jangan ragu untuk menulis, mulailah menulis ! perlahan kemampuan anda akan mengikuti.
6.Menata kelompok tulisan
Penataan tulisan perlu dilakukan, hal ini untuk memastikan informasi yang hendak anda sampaikan memang sampai seperti anda harapkan dengan tidak terlalu banyak deviasi dan penyimpangan penafsiran.
7.Membuat outline
Outline sangat berguna untuk melihat tulisan secara keseluruhan, hal ini dapat difungsikan untuk melihat konsistensi isi tulisan di dalamnya.
8.Membuat argumen
Buatlah diskusi dengan diri sendiri, keluarkan pertanyaan-pertanyaan seolah-olah anda adalah orang lain yang membaca tulisan anda untuk yang pertama kali. Buatlah argumen-argumen untuk menjawab dan menjelaskan pertanyaan-pertanyaan yang muncul sebelum orang lain yang bertanya.
9.Mendapatkan umpan balik (feed back)
Berlapang dadalah untuk menerima kritikan, setidaknya itulah yang diperlukan. Karena tidak selamanya tulisan kita dihargai atau dinilai baik oleh orang lain, baiknya kita mempersiapkan mental untuk menghadapi kritikan dan mempersiapkan langkah untuk memperbaiki kekurangannya. Siapkan mental dan fikiran yang positif untuk menyikapinya.
10.Editing untuk keefektifan
Jangan kapok, perbaiki….perbaiki yang masih kurang.
Salam

